Penutupan Program Magang Instruktur LKP 2025: Sinergi antara Kemendikdasmen dan Axioo Class Program untuk Masa Depan Pendidikan Vokasi

 

Bandung, 23 Agustus 25 –  Direktorat Kursus dan Pelatihan (DitSuslat), Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, secara resmi menutup rangkaian Program Magang Instruktur Kursus dan Pelatihan pada 23 Agustus 2025 di Grand Hotel Preanger, Bandung, yang dihadiri oleh Bapak Timmy Theopelus selaku Direktur Axioo Class Program dan Bapak Saryadi S.T M.B.A selaku Direktur Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen.

Program yang dibuka pada 14 –15 Agustus 2025 ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kompetensi dan relevansi instruktur Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) agar selaras dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan industri.

 

 

Adapula testimoni dari salah satu peserta magang bahwasanya “Pengalaman dari mengikuti kegiatan ini yaitu so far so good so well, karena mendapatkan insight yang banyak serta dengan mengikuti kegiatan ini sangat banyak sekali ilmu yang bisa diambil”.

 Tahun ini, fokus pembelajaran diarahkan pada penguasaan aplikasi perkantoran tingkat lanjut mengingat peran strategisnya dalam mendukung produktivitas kerja. Instruktur LKP yang mengikuti program ini diharapkan mampu menularkan pengetahuan tersebut kepada peserta didik di lembaganya, sehingga materi ajar senantiasa relevan dengan dunia kerja.

 

 

Selama program berjalan, ACP berperan aktif dalam tiga aspek strategis:

  1. Menerima instruktur sebagai peserta magang di industri.
  2. Menyelenggarakan pelatihan pra-magang melalui Training of Trainers.
  3. Menjadi jembatan kolaborasi dengan mitra industri teknologi.

Dengan berakhirnya program ini, DitSuslat menegaskan kembali visi “Link and Match” antara LKP dan industri. Instruktur kini tidak hanya berperan sebagai pengajar, melainkan juga sebagai agen perubahan yang siap membawa semangat baru ke lembaga masing-masing.

Kolaborasi ini bukan hanya pelatihan, tetapi investasi jangka panjang untuk melahirkan talenta vokasi yang adaptif dan siap kerja,” ujar perwakilan DitSuslat dalam sambutannya.