Direktorat Kursus dan Pelatihan (DitSuslat), Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, resmi membuka Program Magang Instruktur Kursus dan Pelatihan pada 14 –15 Agustus 2025 di Grand Hotel Preanger, Bandung. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan relevansi para instruktur Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di Indonesia.
Melalui program ini, instruktur LKP berkesempatan untuk mengikuti pembelajaran langsung yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri. Fokus utama tahun ini adalah penguasaan aplikasi perkantoran, sebuah keterampilan dasar namun krusial yang dibutuhkan hampir di setiap profesi.
Mengapa Penting?
Banyak orang sudah familiar dengan Microsoft Office atau Google Workspace, tetapi sebagian besar hanya menguasai fungsi dasar. Padahal, keterampilan tingkat lanjut seperti PivotTable, Mail Merge, hingga desain presentasi profesional bisa meningkatkan produktivitas secara signifikan.
Bagi seorang instruktur, kemampuan ini tidak hanya bermanfaat secara pribadi, tetapi juga akan ditularkan kembali kepada para peserta didik di lembaga masing-masing. Inilah yang menjadikan program magang ini bernilai strategis: menjamin bahwa materi ajar di LKP selalu relevan dengan kebutuhan industri terkini.
Sambutan dari Pimpinan Axioo
Acara pembukaan juga dihadiri oleh Timmy Theopelus, Pimpinan Axioo, yang memberikan kata sambutan. Kehadiran beliau menjadi bentuk nyata dukungan Axioo Class Program terhadap pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia.
Penandatanganan Kerja Sama
Sebagai penanda dimulainya kolaborasi ini, dilakukan penandatanganan dokumen kerja sama antara Axioo dan DitSuslat. Langkah ini menjadi bukti konkret bahwa kemitraan antara dunia industri dan pemerintah semakin kuat demi meningkatkan kualitas instruktur LKP di Indonesia.
Peran Strategis Axioo Class Program (ACP)
- Sebagai mitra industri, ACP melihat program ini sebagai peluang penting untuk mendukung lahirnya talenta vokasi yang lebih siap kerja. Ada tiga peran utama yang dapat dijalankan ACP dalam mendukung DitSuslat:
- Menjadi Industri Penerima Magang
Membuka kesempatan bagi instruktur LKP untuk merasakan langsung pengalaman magang di ACP, khususnya di bidang teknologi informasi dan pendidikan. - Menyelenggarakan Pelatihan Pra-Magang
Memberikan pembekalan awal melalui program Training of Trainers sehingga para instruktur lebih siap ketika diterjunkan ke industri. - Menjadi Jembatan Kolaborasi
Memanfaatkan jaringan industri ACP untuk menyalurkan instruktur ke perusahaan teknologi mitra, sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan vokasi di Indonesia.
Menuju “Link and Match” yang Lebih Kuat
Program Magang Instruktur ini bukan sekadar agenda pelatihan, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang lebih adaptif, responsif, dan relevan dengan dunia kerja.
Bagi Axioo, kolaborasi ini adalah langkah nyata dalam mendukung visi pemerintah untuk mewujudkan link and match antara LKP dan industri. Dengan begitu, instruktur bukan hanya sekadar pengajar, tetapi juga agen perubahan yang membawa semangat baru ke lembaganya masing-masing.